Browsing "Older Posts"

Halo sahabat selamat datang di website lintastravel.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Pengalaman Spesial Naik Kapal Cepat dari Bali ke Banyuwangi (PP) oleh - lintastravel.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Sudah dari tahun 2017 lalu sebenarnya saya berencana jalan-jalan ke Banyuwangi. Tapi, keinginan tersebut baru terlaksana 28 Februari 2018. H-12 jam adalah waktu yang mendebarkan karena ada tugas dadakan dari kantor untuk pergi ke Banyuwangi. Naik kapal ferry dari pelabuhan Gilimanuk tentu bukan pilihan yang menarik, karena saya harus memulai perjalanan dari Gianyar dan ‘nggak banget’ berlama-lama di dalam bus (sekitar 5-6 jam). Nah, kali ini saya mau sharing pengalaman spesial naik kapal cepat dari Bali ke Banyuwangi. 

Tags:

Pengalaman Spesial Naik Kapal Cepat dari Bali ke Banyuwangi (PP) oleh - lintastravel.xyz

By Admin → Tuesday, July 28, 2020

Halo sahabat selamat datang di website lintastravel.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 10 Fakta Unik yang Wajib Diketahui Sebelum Traveling ke Bali oleh - lintastravel.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Hai hai…travelers or backpackers! Sebelum traveling, apa aja sih yang udah kalian persiapkan? Tiket, akomodasi, destinasi tujuan, bahkan tempat makan yang recommended tentu udah ada di daftar kalian kan? Tapi pernah nggak sih kepikiran mengenai hal-hal sepele yang justru disepelein? Kali ini saya ingin membahas 10 Fakta Unik yang Wajib Diketahui Sebelum Traveling ke Bali. Yakin nggak mau baca, nih??

 

 

Postingan ini berawal dari cukup banyaknya teman-teman yang ternyata masih ‘pong-pong bolong’ saat memutuskan traveling ke Bali. Bahkan beberapa wisatawan mancanegara juga ada yang kayak gitu. Sebagian besar terjebak dalam hal akomodasi.

Saya menjadi perantau di Bali selama 4 tahun. Sehingga cukup paham mengenai Pulau Dewata ini. Tentu saja saya semakin hari, semakin hafal dengan keunikan-keunikan yang terjadi. Jadi, bukan karena baper yaa! Tapi berdasarkan pengalaman saya.

1. Tidak banyak angkutan umum di Bali

Meskipun Bali juga punya terminal bus, namun tak banyak tempat khususnya tempat wisata yang bisa diakses dengan angkutan umum. Beberapa pelancong terjebak masalah transportasi di Bali.

So, kalau kalian mau liburan ke Bali, lebih fleksibel sewa motor atau mobil maupun transportasi online. Misalnya Grab, Uber, Go-Car, Go-Jek. Namun, untuk kawasan-kawasan tertentu, transportasi online memang tidak diperkenankan beroperasi. Sedangkan untuk tempat-tempat tujuannya jauh-jauh, transportasi online tidak saya rekomendasikan. Bisa merobek dompet. 

2. Sistem traffic light yang unik di Bali

Jika kalian memutuskan untuk sewa motor atau mobil selama liburan di Bali, jangan kaget saat di jalan yaa. Pasalnya, kalian bakal sering nemuin sistem traffic light yang unik alias bikin bingung. Nggak seperti di Jawa ketika kita menemui perempatan jalan.

Di Bali ini kalian bakal ‘krik krik‘ ketika lampu di jalur kalian berwarna hijau tanda semua kendaraan berjalan. Dari arah yang berlawanan pun, kendaraan juga berjalan maju. Jadi, pas udah ditengah-tengah perempatan harus ada kendaraan yang mau mengalah. Sebab ada yang mau belok ke kanan maupun ke kiri dari arah yang berlawanan. Tapi, sayangnya pada nggak mau ngalah. LOL.

3. Awas!! Banyak anjing liar di Bali

Di Bali kalian bakal nemuin anjing-anjing berkeliaran. Bahkan mungkin anjing-anjing yang sedang tidur nyenyak di pinggir jalan aspal. Tips untuk keselamatan, jangan melaju kencang. Mereka para anjing sangat gemar menyeberang jalan seenaknya sendiri, secara tiba-tiba. Asal lari bahkan berbalik arah lagi.

10 Fakta Unik yang Wajib Diketahui Sebelum Traveling ke Bali
Nggak mati, tapi bobo syantikh!

Kalau kamu ngebut dan nggak siap untuk mengerem, bakal terjadi atraksi yang berujung ke IGD. Sudah banyak korban laka maut khususnya pemgendara motor yang diakibatkan karena anjing liar ini.

Selain itu, ada beberapa anjing yang tak segan-segan mengangetkan kita dengan cara mengejar secara tiba-tiba dan seperti mau menggigit kaki kita. Tapi, kalian nggak bisa nyalahin anjing, gaes.

4. Harga makanan bisa ditawar, bikin hemat biaya traveling ke Bali

Yaa, serius! Tapi cara yang dilakukan bukan seperti kita menawar daster di pasar dari harga 50 ribu menjadi 5 ribu lho yaa. Bukan itu! Jadi gini, sebagian besar warung yang menjual nasi campur sudah memiliki harga normal. Kisaran harga makanan tersebut 15.000 â€" 25.000. Tergantung menu yang mereka jual.

Biasanya, saat kita membeli, mereka akan bertanya :
Cari apa? = makan apa?
Berapa nyari? = harga berapa?
Berapa? = berapa bungkus?

Misalnya, nasi kaya foto diatas ini cuma Rp. 5000 aja. Sumpeeeehhh!! Adanya tiap pagi di Ubud, tepatnya di Jl. Raya Campuhan. Isinya nasi putih, pecel, kering tempe kacang, bakmi goreng, ayam suwir, dan bakwan dua biji. Ini langgangan saya buat sarapan. hehehee

Tips dari saya, kalau kalian mau mencoba metode ini, langsung aja bilang seperti ini :
“Buk, bungkus 10.000, satu. Campur yaa.”

Biar kamu dianggap seperti orang Bali, kamu juga bisa bilang begini misalnya : “Buk, bungkus ji dase, siki. Campur nggih.”

Nah, lumayan kan buat menghemat biaya liburan di Bali. Namun, metode ini nggak bisa kita lakukan di ‘warung makan Jawa’ (warung Muslim). Makin banyak lauknya, makin mahal harganya.

5. Sudah menikah? Sudah berkeluarga?

Jeng..jengg!!! Itu adalah pertanyaan yang sering banget saya dengar setiap kali ketemu orang baru. Misalnya pedagang makanan, warung langganan, Pak Polisi, driver, bahkan pegawai SPBU pun pernah menanyai saya.

Maap yee nggak bermaksud mendiskriminasi nih. Berbeda ketika saya tinggal di Jogja. Meski bertemu orang yang baru dikenal, rasanya jarang sekali ada yang menanyakan hal itu.

Sebenarnya risih aja. Bukan malu karena (waktu itu) belum nikah. Tetapi karena saya merasa “ini orang baru kenal kok kepo amat.” Ketika ada pertanyaan semacam itu, beehh..bakal merembet kemana-mana.

6.  Puja Trisandhya 3 kali sehari

Kalian akan jarang dengar suara adzan saat di Bali. Mungkinpun nggak pernah (seperti yang saya alami). Kalian akan sering mendengar Puja Trisandhya.

” Puja Trisandhya merupakan mantram/mantra dalam agama Hindu khususnya bagi umat Hindu di Bali, dan umat Hindu di Indonesia pada umumnya. Mantra bait pertama adalah Mantra Gayatri yang tertuang dari kitab Veda.” ~ Wikipedia

Mantra Tri Sandhya dilakukan 3 kali sehari. Yaitu setiap pagi pada pukul 06.00, siang pada pukul 12.00, dan sore pada pukul 18.00. Puja Trisandhya ini kita dengar dari televisi, radio, pengeras suara di Bale Banjar, dan sebagian besar public area.

7. Tradisi berjudi di Bali, ahh…biasa!

Di Bali, istilah judi ini disebut dengan “ceki” atau “meceki”. Bukan mencekik yaa! Setahu saya meceki ini taruhannya hanya sedikit, karena memang sifatnya hanya sebagai hiburan.

Berbeda dengan berjudi. Meceki tidak dipandang sebagai kegiatan yang negatif bagi masyarakat Bali. Justru kegiatan meceki ini merupakan permainan favorit yang sudah merakyat bagi kaum muda hingga para tetua. Bahkan perkumpulan ibu-ibu pun juga ada yang ikutan meceki.  Seru kan!

Bagi masyarakat Bali, meceki merupakan saranan untuk membangun keakraban dan menjadi media perekat sosial. Saking populernya, hiburan meceki ini  sampai dilombakan. Biasanya akan terlihat di baliho besar dengan tulisan tebal “Tournament Ceki”. Sayangnya, saya lupa nggak mendokumentasikannya.

Gimana, tertarik untuk mencoba ceki?

8. Bengkel dan penjual bensin eceran 24 jam itu langka di Bali

Ini penting banget buat traveler yang mau eksplore Bali dengan motor atau mobil. Jangan harap ada banyak bengkel dan penjual bensin eceran khusus 24 jam, meskipun di area perkotaan.

Sebagian besar bengkel sudah tutup antara pukul 17.00 â€" 18.00. Nggak banyak juga SPBU yang buka 24 jam. Jadi, pastikan kondisi mesin kendaran dan bensinmu dalam keadaan sehat walafiat. Jangan tunggu sampai di garis merah. Waspada juga kalau pulang tengah malam dan tiba-tiba ban bocor. Wah,, bakal pipis ditengah jalan deh.

Saya pernah mengalami kejadian ini. Saat itu saya harus lembur dan baru pulang pukul 00.30. Then…tadaaa! Motor goyang-goyang sendiri. Ternyata ada yang membonceng di belakang. Ban motor bocor cuy!

Daerah Ubud udah sepi banget jam segitu. Kanan kiri saya pepohonan dan setra (kuburan). Lalu saya dikepung anjing-anjing kampung dan mereka menggonggongi saya. Saya sudah oder gojek namun percuma, karena nggak ada yang nyangkut. Ditambah lagi, baterai hp sudah sangat loyo.

Saya tetap nekat menaiki motor pelan-pelan banget. Nggak peduli bannya mau ancur gimana, yang penting harus keluar dulu dari kampret zone. Begitu saya nemu warung nasi babi yang ramai akan kehidupan, saya menitipkan motor disana semalam.

Kebetulan di seberang warung tersebut adalah bengkel Ahass. Dalam situasi ini tentu saja BPJS nggak bisa membantu. Hanya security kantor dan security rumah bos saya lah yang bisa membantu. Motor milik security diantar ke titik dimana saya berada. *Thanks Bli Dewa Anom dan Bli Wayan Kejit*.

Untuk bos saya, semoga Anda suatu saat baca postingan ini. Gini lhoo bos jadinya kalo dikasih lembur dadakan dan suruh cepet-cepet selesai. Resikonya besar. Selain hal keamanan di jalan bagi seorang perempuan, ban bocor nggak ditanggung asuransi. LOL.

9. Ada Peraturan Jam Buang Sampah.

Bagi saya, ini adalah tradisi yang unik. Peraturan ini saya jumpai di daerah Denpasar, tepatnya di area Hayam Wuruk. Dan beberapa kawasan juga menerapkan peraturan ini.

“Buang Sampah Selain Jam 06.00 akan terkena sanksi”.

Saya salut sekali terhadap pemerintah yang menerapkan peraturan ini. Tapi meskipun udah ada peraturan, tetep aja masih ada yang sembunyi-sembunyi buang sampah. Hmmm..gimana mau maju kalo disiplin aja susah. LOL.

Kira-kira, di tempat kalian ada peraturan semacam ini nggak?

10. Di Bali, Nasi Bungkus Berbentuk Kerucut

Ciri bentuk bungkusan nasi di warung makan Padang itu cenderung segi panjang. Di Bali berbentuk kerucut seperti tumpeng. Di Jogja beda lagi cara membungkus nasinya tapi saya nggak tahu istilahnya.

Kalau kalian beli nasi di warung Bali, biasanya akan dibungkus berbentuk kerucut. Apakah bentuk kerucut ini sekedar keunikan dari suatu daerah ataukah ada filosofi di baliknya?

***

Itulah 10 fakta unik yang wajib diketahui sebelum traveling ke Bali. Itung-itung, biar nggak merasa terjebak pas udah sampe tujuan.

Kalau kamu pernah mengalami salah satu hal diatas nggak?

 

Heavy Rock Backpacking!

10 Fakta Unik yang Wajib Diketahui Sebelum Traveling ke Bali.png

Itulah tadi informasi dari agen poker mengenai 10 Fakta Unik yang Wajib Diketahui Sebelum Traveling ke Bali oleh - lintastravel.xyz dan sekianlah artikel dari kami lintastravel.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

10 Fakta Unik yang Wajib Diketahui Sebelum Traveling ke Bali oleh - lintastravel.xyz

By Admin → Monday, July 27, 2020

Halo sahabat selamat datang di website lintastravel.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 6 Ide Aktivitas Seru di Ekowisata Sungai Mudal, Jogja oleh - lintastravel.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Perkenalkan, saya Ekowisata Sungai Mudal

Ekowisata Sungai Mudal atau lebih hits dengan sebutan Taman Sungai Mudal. Merupakan salah satu destinasi wisata swadaya di lereng pegunungan. Seperti dilansir dari CNN Indonesia, ekowisata ini dibangun oleh masyarakat di Kulon Progo melalui Program Bina Lingkungan yang diselenggarakan PT. PLN Persero Jateng-DIY.

Lokasi Taman Sungai Mudal sendiri berada di Dusun Banyunganti, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jaraknya sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Jogja. Atau, kurang lebih ditempuh sekitar 1.5 jam perjalanan dari Kota Jogja.

Sudah sejak lama kelompok masyarakat memiliki impian akan sumber mata air Sungai Mudal agar tetap terjaga dan memiliki daya tarik wisata. Dan akhirnya pada 2015, mereka berhasil mewujudkan impian tersebut. Dan kini menjadi tempat wisata hits di Jogja.

Makan Durian Sebelum Piknik ke Taman Sungai Mudal

Perut saya perlahan mulai meledak gegara menikmati 15 buah durian dari perkebunan di Nanggulan, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Oh yaa, mungkin ada yang belum tahu. Jadi, selain terkenal dengan alamnya yang asri, Kabupaten Kulon Progo juga terkenal akan buah durian.

Tujuan utama kami ke Kulon Progo pada awalnya memang makan durian di kebun langsung. Tapi, ternyata si mas yang punya kebun itu sudah menyiapkan durian yang sudah siap untuk dibuka. Jadi, ternyata pakai konsep petik borongan gitu.

Nikmat duniawi!

Dengan Rp.500.000 kami mendapatkan sekitar 15-18 buah durian. Awalnya kami ragu sama tuh gerombolan durian. Was-was kalau rasanya mengecewakan. Dan, setelah jungkir balik belah duren, yaa ampyuun…enak bangett! Gak nyangka, dibalik kulit yang ijo, dagingnya tebel dan matang sempurnah!

Menuju Taman Sungai Mudal

Masih di Kabupaten Kulon Progo tentunya, sebuah kabupaten di DIY yang terkenal keren wisata alamnya. Pengen ‘bablas’ piknik gitu. Tapi kami belum tahu mau kemana. “Saking telernya makan durian ini mah!” Sitha, teman saya berkulit putih imut-imut itu menyuruh saya browsing tempat wisata yang keren di Kulon Progo. Bermodal hashtag instagram, saya pun menjelajah dunia maya meski handphone udah hampir lowbatt.

Jadi, waktu itu saya ada dua pilihan tempat bagus di Kulon Progo. Namun saya memilih Taman Sungai Mudal saja. Karena termakan sama foto-foto di IG, itu alasannya. LOL.

Jalanan beraspal yang menanjak, berkelok, dan tak telalu lebar harus kami lalui. Sepanjang perjalanan kami happy banget dong yaa. Karena kita pergi rame-rame. Di sebelah kanan kiri, kami menikmati pemandangan bukit Menoreh, Kulon Progo. Emejiingg banget!! Yaa, walaupun ngerasa geram juga, karena tiba-tiba mendung. Kesal!

pemandangan bukit di pegunungan Menoreh Kulon Progo
Mendung…dan udah pasti ujan! hiks hiks

Untuk memasuki kawasan Taman Sungai Mudal, ada 2 gates (pintu masuk) yang dapat kita lalui. Kami memilih masuk dari gate 1. Jarak yang ditempuh sedikit lebih jauh dan kondisi jalanannya cukup menantang. Tapi, kalau masuk dari gate 1 ini, kita melewati desa ramah burung. Hah? Maksudnya? Emm..anu, yaa ramah burung. *krik..krikk* Saya belum bisa menjelaskan karena tidak sempat turun dan mencari tahu melalui bantuan penduduk setempat.

Nah, sedangkan buat yang pengen cepetan nyampe, gate 2 jadi pilihannya, soalnya lebih dekat dan jalanannya lebih halus.

Mata air Sungai Mudal

Lokasi parkir yang berada di gate 1 tidak terlalu jauh dari pintu masuk Taman Sungai Mudal. Jadi, kita harus jalan kaki ke bawah mengikuti jalan aspal. Suasana pedesaan yang dingin dan alami, nggak akan bikin kita capek deh.

Nah, ini salah satu daya tarik dari Sungai Mudal. Ketika kami sedang berjalan, kami berjumpa dengan sebuah bilik yang terbuat dari bambu dan seng. Seperti toilet, tapi bukan toilet. Di dalamnya terdapat bak mandi dari semen. Tampilannya udah usang dan berlumut. Disanalah sumber mata air Sungai Mudal mengalir. Sumprit deh! Airnya itu jernih banget dan nyesss! Segerrr! Anak-anak sampe pada betah cuci mukanya.

Cuci muka 1 jam

Harap diperhatikan yaa manteman, tempat ini nggak boleh dipakai untuk mandi maupun buang air kecil (apalagi BAB). Kalau untuk wudlu, boleh lah.

AKTIVITAS SERU YANG DAPAT DILAKUKAN DI TAMAN SUNGAI MUDAL, KULON PROGO, YOGYAKARTA


Ambiens dan atmosfer alam pegunungannya masih sejuk. Sebuah sungai dengan kolam alami dan air terjun yang aduhay elok, sekaligus sumber mata air alami yang benar-benar bening. Begitulah gambaran dari saya tentang Taman Sungai Mudal yang pertengahan Januari 2019 kemarin saya ‘sowani‘.

mata air jernih dari air terjun sungai mudal

Setelah ‘blusukan’ di Taman Sungai Mudal yang hanya sebentar, tentu saja saya menjadi lebih tahu tentang potensi apa saja yang ada di Taman Sungai Mudal ini, dimana kita dapat secara langsung memanfaatkannya berupa melakukan aktivitas seru disini.

1. BERENDAM . MANDI . BERENANG

Bersiaplah! Bersiaplah untuk membawa panci baju ganti. Secara yaa, dibawah mata air Sungai Mudal terdapat lubuk jiwa yang disulap menjadi kolam dengan aliran air terjun yang masih bersih.

Jadi, jangan lewatkan aktivitas berenang atau sekedar berendam bersama teman, keluarga, anak-anak, maupun kekasih yang sah. Bagi anak-anak maupun kalian yang tidak bisa berenang, disini disediakan pelampung kok. Catatan yang terpenting yaitu tetaplah menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama dengan tidak pipis di dalam kolam ini, kasian yang lainnya kalau sampai minum ‘itu’…iihh. Toilet sudah disediakan disana. Mengerti anak-anak?

Selain di kolam, teman-teman juga bisa mandi dibawah air terjun, yang penting harus hati-hati yaa…khususnya bagi yang suka selfie. Karena batu kalau udah kena air, suka bikin kita hilang keseimbangan.

2.  MENYUSURI AIR TERJUN MUDAL

Air terjun Mudal ini keren banget! Kalau dilihat dari bawah, terlihat seperti berundak-undak gitu. Akses untuk turun ke bawah sangat mudah sebab sudah ada fasilitas tangga dan jembatan penghubung yang unik terbuat dari bambu. Namun, harus tetap hati-hati terhadap tampias air terjun yang cukup membuat beberapa tangga menjadi basah.

fasilitas tangga dari bambu di sungai mudal kulon progo jogja
Akses tangga dari bambu, hati-hati cyin.
air terjun sungai mudal kulon progo

Saya cukup gempor sodara-sodara. Karena udah di bawah, saya harus balik naik menyusuri tangga lagi, apalagi harus lari gara-gara hujan tiba-tiba. Ngos-ngosan banget euy! **Ketahuan kalo badannya gede dan nggak kuat lari.** LOL. Naiknya nggak semulus waktu turun, mirip sama problematika kenaikan gaji…susaahh!

3.  NYANTAI DI TAMAN

Namanya juga Taman Sungai Mudal, tentu saja ada taman dengan gasebo dan rumah payung. Fasilitas ini sangat cocok untuk kita merilekskan kaki sembari menikmati pemandangan alam dan air terjun.

Saya yang sendirian, merasakan haus yang tak berkesudahan. Waktu itu saya pas nggak bawa air minum. Tiba-tiba saya melihat ada benda gendut berwarna biru bening dan disampingnya tersedia beberapa gelas. Dia adalah galon air minum. Hahahaa!

galon aqua di pinggir sungai

Yaa Allah, alhamdulillah..! Kejadian ini mengingatkan saya ketika trekking sendirian di Mount Faber â€" Southern Ridge, di Singapore. Kasusnya sama, sumber air so jauuhh kakak!

4.  CAMPING / BERKEMAH

Hingga bulan Januari kemarin, BMKG bilang sama saya kalau gelombang air laut sedang kurang bersahabat lantaran cuaca ekstrim yang melanda Indonesia. Khususnya daerah pantai selatan Indonesia. Beberapa orang senang berkemah/camping di pinggir pantai. Karena suasana yang disuguhkan sungguh menggiurkan.

Oh yaa, kamu nggak bisa camping di pinggir pantai seperti kakak-kakak sosialita? Ojo kuatir (jangan khawatir), di Taman Sungai Mudal sudah disediakan camping ground. Cukup dengan Rp. 30.000/per orang, kita sudah bisa camping sambil menikmati suasana alam pegunungan di Taman Sungai Mudal. Menurut mbak-mbak petugas loket, harga tersebut sudah termasuk sewa tenda. Wah, murce marice yaa!

5.  REUNI KELUARGA TRAH

Kalau tradisi keluarga trah saya, kami biasanya mengadakan arisan trah keluarga sebulan sekali. By the way, yang namanya ibu-ibu kalau diajak piknik pasti seneng banget deh. Nah, Taman Sungai Mudal bisa menjadi tempat alternatif untuk bersilaturahmi bersama keluarga trah.

pendopo gaya Jawa

Pendopo yang dibangun di pinggir sungai, air terjun, dan ditengah taman ini mampu menampung kurang lebih 50 orang. Wah, keluarga trah saya 1000 orang mbak…mana cukup! Weleehh…itu keluarga trah apa penduduk se-kecamatan? Ndak apa-apa dek, nanti yang nggak kebagian suruh berendam di sungai aja.

6.  PRE WEDDING

Ini yang nggak kalah menarik. Banyak potensi alam yang terus dibenahi sebagai destinasi baru, dan salah satunya menjadi magnet bagi sepasang kekasih. Yuk bang, kita prewed disini aja!! LOL. Nah, kalau mau yang nggak mainstream, Taman Sungai Mudal bisa menjadi ide lokasi prewedingnya kamu-kamu yang katanya cintak sama alam. Asik banget kan!

air terjun di ekowisata sungai mudal

*   *   *

Karena kondisi hujan di bulan Januari kemarin cukup menjengkelkan, saya tidak bisa menikmati Taman Sungai Mudal Kulon Progo semua-muanya. Disisi lain, kami tiba disini udah jam 4 sore. Dan Taman Sungai Mudal ditutup jam 5 sore. Engg..ing..engg.

Saya seperti berada dalam pertandingan Takeshi Castle. Harus berlomba dengan hujan. Sementara dia turun dengan seenaknya. Saya berlari menaiki puluhan anak tangga dengan susahnya. Sedangkan teman-teman saya lagi pada asyik menikmati dunia mereka. Makan pop mie, nasi goreng, dan‘ngethemil’ di warung Pengkolan yang berada di depan pintu masuk Taman Sungai Mudal.

warung pengkolan di ekowisata sungai mudal

Satupun dari mereka nggak ada yang mau ikut saya ‘mblusuk’ ke dalam. Padahal yang ngajak piknik kan mereka. Piye to cah? LOL. Buat yang tertarik sama Taman Sungai Mudal, main sini yuk! Cobain aktivitas-aktivitas serunya.

Kegiatan outbond, camping, canyoning, rappeling dan kegiatan lain diluar jam operasional, silakan menghubungi pengurus Ekowisata Sungai Mudal.

Jam Buka : 08.00 â€" 15.00 WIB
Tiket masuk :
Rp. 6000
Pengurus Ekowisata :085210235949 , 085287482749 , 085326432473

Heavy Rock Backpacking!

Itulah tadi informasi dari daftar poker online terpercaya mengenai 6 Ide Aktivitas Seru di Ekowisata Sungai Mudal, Jogja oleh - lintastravel.xyz dan sekianlah artikel dari kami lintastravel.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

6 Ide Aktivitas Seru di Ekowisata Sungai Mudal, Jogja oleh - lintastravel.xyz

By Admin → Saturday, July 25, 2020

Halo sahabat selamat datang di website lintastravel.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 11 Cara Asik Menikmati Musim Semi di Jepang ala Backpacker, Bikin Kangen! oleh - lintastravel.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Pengen banget rasanya bisa traveling lagi ke Jepang di setiap musim untuk menikmati suasana yang berbeda, nggak cuma berhenti sampai di musim semi untuk menikmati bunga Sakura saja. Jepang itu hebat, bisa dinikmati keindahannya di segala musim. Apapun musimnya, ia tetap menarik dan membuat setiap orang ingin kembali mengunjungi Jepang. Bisa dikatakan saya berada diantara peralihan musim semi ke musim panas, yang mana waktu itu saya ke Jepang awal bulan Mei.

Tags:

11 Cara Asik Menikmati Musim Semi di Jepang ala Backpacker, Bikin Kangen! oleh - lintastravel.xyz

By Admin → Monday, July 20, 2020

Halo sahabat selamat datang di website lintastravel.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Mencicipi 6 Kuliner Maknyus di Banyuwangi oleh - lintastravel.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Sempat ada rasa geram ketika saya berada di suatu tempat baru, tapi nggak bisa plesiran alias piknik. Seperti waktu awal Maret 2018 kemarin ada tugas negara di Banyuwangi. Pengennya mau extend sehari dua hari, atau minimal ada waktu luang tiap harinya, supaya bisa melipir ke Ijen, Hutan Djawatan, Taman Nasional Baluran, dan masih banyak lagi tempat wisata Banyuwangi kekinian.

Ahh…nyatanya semua itu hanya impian belaka. Saya sama sekali nggak punya waktu untuk jalan-jalan. Pagi harus berangkat bertugas, dan pulang ke hotel udah malam. Eh, tapi untungnya saya sih bisa mencicipi 6 kuliner maknyus di Banyuwangi, tentu saja dengan harga yang masih murah meriah. Pokoknya aku cinta masakan Indonesia.

Tags:

Mencicipi 6 Kuliner Maknyus di Banyuwangi oleh - lintastravel.xyz

By Admin → Friday, July 17, 2020